Ikhlas

| Kamis, 30 September 2010
Dikala aku diam dan menerima semua yang sudah menjadi takdir hidupku, lalu kenapa masih ada ketidakpuasan dan ambisi untuk mendapatkan lebih dari yang sudah kau dapatkan ?

Ketika aku berkata aku sudah menyerahkan segalanya, bahkan "hidup" ku telah dikorbankan demi kalian. Lalu dengan ringan engkau berkata, tidak ada keikhlasan dari diriku menjalani "hidup" yang sekarang.

Kenapa harus terjadi kekerasan dan ledakan emosi untuk menyadarkan engkau dari ambisi ? jika aku dapat bertahan hingga detik ini bersamamu lalu mengapa engkau berkata aku tidak ikhlas ? percayalah jika ada ketidak ikhlasan dalam hati menjalani hidupku sekarang, sudah sejak dulu-dulu aku tinggalkan kamu tanpa perasaan apapun, tanpa bekal apapun, tanpa harta apapun...

Aku tidak lantas mengklaim diriku yang paling benar, seperti yang aku bilang bahwa terlepas benar atau salah, ini semata-mata egoku yang berbicara, tidak usah didengar tapi jika layak untuk direnungkan silahkan renungi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar